;
twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

5/30/2015 09:16:00 PM
0

Tahukah anda tentang Lagu GUNDUL GUNDUL PACUL-CUL, yakni tembang Jawa yang konon diciptakan tahun 1400-an oleh Sunan Kalijaga dan teman-temannya yang masih remaja dan mempunyai arti yang dalam dan sangat mulia:

Gundul adalah kepala plonthos tanpa rambut. Kepala adalah lambang kehormatan, kemuliaan seseorang. Rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala. Jadi gundul adalah kehormatan tanpa mahkota.
Pacul adalah cangkul yaitu alat petani yang terbuat dari lempeng besi segi empat. Jadi pacul adalah lambang kawula rendah, kebanyakan petani.
Gundul pacul artinya adalah menjelaskan bahwa seorang pemimpin sesungguhnya bukan orang yang diberi mahkota, tetapi dia adalah pembawa pacul untuk mencangkul, mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya atau orang banyak bukan untuk golongan atau pribadi.
Orang Jawa mengatakan pa-cul mempunyai istilah papat kang ucul (artinya empat yang lepas). Kemuliaan seseorang tergantung 4 hal, yaitu bagaimana menggunakan mata, hidung, telinga dan mulutnya.
  1. Mata digunakan untuk melihat kesulitan rakyat/masyarakat/orang banyak.
  2. Telinga digunakan untuk mendengar nasehat.
  3. Hidung digunakan untuk mencium wewangian kebaikan.
  4. Mulut digunakan untuk berkata adil.

Jika empat hal itu lepas, maka lepaslah kehormatannya seseorang.
Gembelengan artinya besar kepala, sombong dan bermain-main dalam menggunakan kehormatannya.
GUNDUL-GUNDUL PACUL CUL artinya jika orang yg kepalanya sudah kehilangan 4 indera itu akan mengakibatkan GEMBELENGAN (artinya congkak atau sombong).
NYUNGGI-NYUNGGI WAKUL KUL (artinya menjunjung amanah rakyat atau orang banyak) dengan GEMBELENGAN (artinya sombong hati), lalu akhirnya WAKUL NGGLIMPANG (artinya amanah yang seharusnya diemban dengan baik, jatuh tidak bisa dipertahankan). SEGANE DADI SAK LATAR (artinya berantakan sia-sia, tidak bermanfaat bagi kesejahteraan orang banyak).

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts